Tegazs UB Kunjungi BNN Kota Malang

Untitled

Jumat (5/6) pagi, delegasi dari UKM Tegazs UB mengadakan kunjungan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Malang. Sebelas anggota Tegazs menghadiri kunjungan tersebut. Farah, selaku Kepala Subbagian Umum (Kasubag Umum) sebagai narasumber, yang mewakili kepala BNN.

Dalam kunjungan kali ini, Tegazs memiliki agenda untuk diskusi mengenai struktur keorganisasian dan tugas-tugas dari BNN yang selama ini sudah dijalankan. Farah menyebutkan bahwa dalam BNN saat ini memiliki tiga fungsi utama, yakni seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, seksi Rehabilitasi, dan seksi Pemberantasan, setelah sebelumnya diubah berdasarkan undang-undang yang baru. Dia menyebutkan bahwa BNN adalah badan khusus untuk merehabilitasi pengguna narkoba.

“Ada dua jenis rehabilitasi, yang pertama rehabilitasi jalan dan yang kedua rehabilitasi inap”, ujar Farah di tengah diskusi. Dia juga menambahkan jika pada 7 Juni mendatang, BNN kota Malang akan mengadakan lauching tempat rehabilitasi baru, yakni di Rindam V Brawijaya. Namun tempat tersebut adalah khusus bagi laki-laki. Untuk pasien rehabilitasi perempuan, akan ditempatkan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) atau di HMC Sengkaling.

Diskusi semakin menarik saat membahas tentang cara memperoleh pengedaran narkoba yang semakin meluas. Farah menyebutkan bahwa BNN memiliki jaringan khusus untuk melacak komunikasi pengedar dan pengguna narkoba melalui operator. Dia juga menyebutkan bahwa kasus terakhir ditemukan bahwa pengedaran ganja sudah semakin canggih, yakni melalui situs jual beli online.

“Apakah di BNN sendiri ada alat yang lebih canggih selain melacak dari handphone, atau ada teknologi lain?” tanya Erviana, salah satu delegasi yang ikut dalam kunjungan tersebut. Salah satu narasumber pendamping Farah, Yusuf Arifin menjawab bahwa BNN sudah memiliki jaringan yang dapat mendeteksi dan melacak penyebarluasan narkoba.

Melalui kunjungan seperti ini, UKM Tegazs UB berharap agar dapat selalu menjalin silaturahmi dan mendapat ilmu-ilmu terbaru seputar Narkoba dari BNN. Farah juga mengungkapkan bahwa BNN sesungguhnya tidak dapat mengerjakan tugasnya sendiri, untuk itu perlu dibantu oleh seluruh kalangan Masyarakat termasuk Mahasiswa, lewat UKM anti napza yang dibentuk di kampus, seperti UKM Tegazs UB ini.

Reporter: Ismi 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *