ODHA Butuh Dukungan

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) bukan hanya mengalami masalah fisik seperti penyakit, pengobatan atau infeksi. Mereka juga mengalami masalah psikologi dan sosial ekonomi. Stigma negatif masyarakat terhadap ODHA membuat tak sedikit yang dikeluarkan dari pekerjaan. Kondisi ini membuat mereka kesulitan membiayai pengobatan mereka.

Hal ini disampaikan Ns Setyoadi SKep MKep, dosen Ilmu Keperawatan Universitas Brawijaya (UB), pada Seminar Pencegahan dan Penatalaksanaan Penderita HIV/AIDS  dan Komunitas, Sabtu (30/10). Seminar yang dilaksanakan di auditorium Fakultas KedokteranUB ini  dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi se-Malang Raya.

Oleh karena itu, dukungan sosial sangat penting bagi ODHA terutama dari orang terdekat seperti, pasangan, orang tua, saudara, juga teman dekat. “Dukungan itu bisa meningkatakan harga diri, integritas sosial mereka yang berarti peningkatan kualitas hidup,” ujar Setyoadi.

Saat ini dunia kedokteran menawarkan penanganan yang berbasis keluarga, Community Home Based Care (CHBC). Disampaikan Setyoadi, hal ini karena disfungsi apapun berdampak terhadap satu atau lebih anggota keluarga. dan keluarga merupakan sumber kritikal untuk pemberian pelayanan kesehatan. :

sumber: http://prasetya.ub.ac.id/berita/ODHA-Butuh-Dukungan-1723-id.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *