Malam Renungan Aids Nusantara 2014

Peserta Menyalakan Lilin Berbentuk HIV AIDS. (dok. Ulil)

MALANG-KAV.10  Hari Aids Nusantara yang jatuh pada rabu ini (21/5), dijadikan ajang oleh TEGAZS untuk mengadakan renungan aids nusantara. Dalam awal acara tersebut merekamenampilkan pesan-pesan singkat untuk peduli HIV AIDS 2013 melalui sla atau proyektor. Selain itu mereka juga mengadakan talk show bertemakan Let’s Keep The Lights on HIV AIDS,  Talk show tersebut disi oleh Yudha Novianto yang dulunya pengidap HIV/AIDS yang berhasil bangkit dari penyakit tersebut.

Dia datang jauh-jauh dari Surabaya hanya untuk menyuarakan penghapusan stigma dan diskriminasi secara global terhadap orang yang terkena HIV/AIDS. Ia juga berkata bahwa hal tersebut muncul karena kebanyakan orang beranggapan bahwa individu yang terkena HIV/AIDS sangat berbahaya dan harus dijauhi. Hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya pengetahuan  tentang HIV/AIDS. “Acara ini bisa menjadi renungan buat kita semua bahwa penyakit HIV/AIDS bukan permasalahan orang yang terkena saja. Melainkan permasalahan kita bersama dan permasalahan generasi yang akan datang. Kita juga harus bangun dan peduli. Kalau tidak bangun dan peduli maka itu bisa berakibat fatal terhadap generasi yang akan datang,” tukas Yudha sebagai survivor HIV/AIDS.

Brian Hana Putra selaku ketua pelaksana Renungan Malam HIV/AIDS menerangkan bahwa acara ini diadakan bertujuan untuk kita merenungkan bagaimana rasanya kalau kita terkena penyakit tersebut atau kita berada di tengah-tengah orang yang terkena penyakit tersebut. “Hal ini tentunya supaya bisa menghilangkan diskriminasi dan supaya mereka bisa tetap bersosialisasi dengan kita yang tidak terkena penyakit tersebut,” tukas Brian Hana Putra selaku ketua pelaksana. (mua)

sumber: http://kavling10.com/2014/05/malam-renungan-aids/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *