Forum Nasional Mahasiswa Anti Narkoba Wilayah Jawa Timur

16077

UKM TEGAZS Universitas Brawijaya sebagai Koordinator Wilayah (korwil) Jawa Timur memiliki tugas untuk mengumpulkan serta mengkoordinir seluruh satgas/ukm sejenis yang juga bergerak dalam bidang penanggulangan narkoba. Untuk itu, UKM TEGAZS membentuk Tim Korwil dalam memudahkan tugasnya dimana Tim Korwil sendiri terdiri dari tujuh orang yaitu Ketua Umum, Kepala Bidang Eksternal, dan Staf Bidang Eksternal. Dalam tugasnya, Tim Korwil berhasil mengumpulkan 14 satgas/ukm sejenis di Jawa Timur diantaranya: UKM TEGAZS (Universitas Brawijaya), UKM GERMAN (Universitas Negeri Malang), UKM PASTI (Politeknik Negeri Malang), UKM PERDANA (Politeknik Kesehatan Negeri Malang), PIK-M SEHATI (Universitas Muhammadyah Malang), KOMANDO (Universitas Islam Negeri Malang), UKM GARANK (Universitas Kanjuruhan Malang), UKM DFC (Universitas Bhayangkara), UKM LAKAPANZA (Universitas Wijaya Kusuma), UKM SAMANZA (Universitas Hang Tuah), RAN (Nadhatul Ulama Surabaya), UK MAPANZA (Universitas Airlangga), PIK-M Ki Hajar Dewantara (STKIP Pasuruan), dan Komunitas IKPAN (IAIN Sunan Ampel).

Setelah 14 satgas/ukm sejenis terkumpul, Tim Korwil menyelenggarakan Forum Nasional Mahasiswa Anti Narkoba (FORNASMAPAN) Wilayah Jawa Timur pada hari Minggu, 21 Februari 2016 bertempat di UKM GARANK, Universitas Kanjuruhan Malang. Forum ini dihadiri oleh 13 satgas/ukm sejenis sebab UKM KOMANDO UIN Malang sedang berhalangan hadir. Sebelumnya, Tim Korwil sempat mengadakan forum pertama via online (grup line) untuk mengumpulkan satgas/ukm sejenis di Jawa Timur.

FORNASMAPAN Wilayah Jawa Timur sendiri dibentuk dengan tujuan sebagai wadah silaturrahmi, pertukaran informasi antar satgas/ukm, serta diskusi. Diskusi yang diadakan dalam forum kali ini membahas mengenai permintaan Koordinator Pusat (korpus) UKM KSATRIA IPB untuk meminta kesediaan wilayah Jawa Timur sebagai tuan rumah Kongres Mahasiswa dalam FORNASMAPAN selanjutnya. Diskusi yang diadakan terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama mengenai pembahasan FORNASMAPAN (sejarah, visi & misi, syarat menjadi tuan rumah, dll), tahap kedua merupakan penyampaian pendapat dari tiap satgas/ukm mengenai kesanggupan mereka menjadi tuan rumah, tahap ketiga ialah musyawarah untuk menyatukan suara, dan tahap terakhir adalah proses voting sebab dalam tahap musyawarah anggota forum masih belum menemukan mufakat.

Beberapa ukm/satgas yang siap dan bersedia jika wilayah Jawa Timur menjadi tuan rumah Kongres Mahasiswa dalam Forum Nasional selanjutnya. Namun, ada beberapa ukm/satgas lainnya memiliki suara berbeda dimana mereka tidak menyanggupi jika wilayah Jawa Timur menjadi tuan rumah dalam Forum Nasional selanjutnya. Alasan yang diutarakan antara lain susahnya koordinasi antar ukm/satgas mengingat banyak ukm/satgas yang berada di kota yang berbeda. Kedua, banyaknya proker dari tiap ukm dan susahnya menyatukan timeline masing-masing juga turut menjadi kendala. Ketiga, banyak dari ukm/satgas yang memiliki kendala dalam sumber daya anggotanya dimana mereka tidak bisa menjamin loyalitas anggota dalam pembentukan kepanitiaan.

Dari dua pendapat yang berbeda dan melalui perdebatan panjang, akhirnya dilakukan musyawarah dan diakhiri dengan proses voting. Hasil dari voting adalah 3 ukm/satgas bersedia, 8 ukm/satgas tidak bersedia, dan 2 ukm/satgas yang suaranya tidak sah.

Maka dari itu, forum memutuskan jika tahun ini wilayah Jawa Timur belum bersedia menjadi tuan rumah untuk Forum Nasional Mahasiswa Anti Narkoba. Selanjutnya, forum merencanakan akan membuat agenda bersama sembari terus mendalami dasar-dasar pembentukan Forum Nasional agar wilayah Jawa Timur dapat menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Forum Nasional di tahun mendatang.

Agenda FORNASMAPAN wilayah Jawa Timur berakhir dengan penuh suka cita. Forum menjadi sangat menarik dengan adanya pertukaran informasi dari tiap ukm/satgas yang hadir. Selain itu, rasa kebersamaan pun mulai terjalin melalui games yang dibuat oleh pihak panitia. Tim Korwil mengakui sangat bangga dapat menyatukan banyak Satgas tersebut, walaupun pada akhirnya keputusan forum adalah belum siap menjadi tuan rumah Kongres Mahasiswa pada tahun ini namun Tim Korwil menaruh harapan besar untuk tahun depan Jawa Timur bersedia menjadi tuan rumah. Akhir acara, Tim Korwil menyampaikan harapan pula, agar kedepannya seluruh satgas dapat berkolaborasi dalam kegiatan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur, “HIDUP MAHASISWA! MERDEKA TANPA NARKOBA!”

Berikut Susunan Tim Korwil Jatim:
Avie Haryo Wicaksono (Penanggung Jawab Tim Korwil Jatim)
Bunga Nurazizah (Koordinator Forum Wilayah Jawa Timur)
Febi Karlina Irawati (Koordinator Tim Korwil Jatim)
Nurul Fadhilah (Sekretaris Tim Korwil Jatim)
Nurul Islamiah (Anggota Tim Korwil Jatim)
Yoga Murdianto (Anggota Tim Korwil Jatim)
Harin Puspa Ayu (Anggota Tim Korwil Jatim)

Reporter: Dela
Foto: Faica

One thought on “Forum Nasional Mahasiswa Anti Narkoba Wilayah Jawa Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *