BNN Kota Malang Gandeng Mahasiswa UB Jadi Kader Anti Narkoba

Pelatihan dan Focus Grup Discussion Pembentukan Kader Penyuluh Anti Narkoba
Pelatihan dan Focus Grup Discussion Pembentukan Kader Penyuluh Anti Narkoba

Menanggulangi semakin maraknya bahaya narkoba, Badan Narkotika Nasional Kota Malang mengadakan pelatihan untuk menjaring kader muda anti narkoba. Kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Focus Grup Discussion Pembentukan Kader Penyuluh Anti Narkoba” ini dilaksanakan di Ruang Sidang Rektorat pada Jumat-Minggu (1-3/11). Pelatihan ini diikuti oleh sekitar enam puluh orang perwakilan mahasiswa dan dibuka oleh Staf Ahli PR III, Dr. Ir. Imam Santoso, MS serta dihadiri oleh Pembantu Dekan III masing-masing fakultas di lingkungan UB.

AKBP Henndry Budiman, Kepala BNN Kota Malang menyatakan bangga dapat bergabung kembali dengan UB. “Kegiatan ini sebagai implementasi Instruksi Presiden tentang Narkoba No 12 tahun 2012 tentang narkoba. Pengguna narkoba di Jawa Timur telah mencapai 2,5 persen dari populasi dan sangat memprihatinkan”, ujarnya.

Tujuan kegiatan ini, menurut Henndry, dimaksudkan untuk menjaring kader kampus, instansi dan perusahaan swasta serta menambah pengetahuan dan kesadaran untuk peduli dan memperkuat komitmen pemberantasan narkoba.

Mewakili Pembantu Rektor III, Dr. Ir. Imam Santoso, MS menyatakan pentingnya kesadaran akan bahaya narkoba. “UB punya UKM TEGAZS, peserta pelatihan ini adalah bagian penting penyelamatan generasi muda” ujarnya dalam sambutan. Selama kegiatan pelatihan, peserta mendapat berbagai materi, seperti Inpres No. 12 Tahun 2011 dan Kebijakan Diknas P4GN, Bahaya Narkoba, Public Speaking, Teknik Fasilitasi, Teknik Moderasi dan berbagai materi lainnya.

Partisipasi mahasiswa hingga akhir acara juga sangat diapresiasi oleh Imam. Ditemui saat menutup acara, ia berharap kegiatan ini dapat menambah kader mahasiswa untuk mencegah sedini mungkin dari pengaruh narkotik. “Kader harus berperan membantu jika ada yang kecanduan dan bisa ngasih solusi”, ujarnya.

Hasil diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi rekomendasi dan dipertimbangkan untuk jadi peraturan rektor. Kedepan, ia berharap adanya kerjasama antara UB dan BNN sebagai perguruan tinggi nasional peduli narkoba. [vicky]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *