Bagaimana Menulis untuk Media Massa?

Bagaimana menulis untuk media massa? berikut admin merangkumnya dari beberapa sumber.

Hal yang paling mendasar dalam tulisan untuk media massa, harus menggunakan rambu-rambu jurnalistik. Lalu apa saja rambu-rambu jurnalistik?

1. Harus berpijak pada FAKTA

2. 5 W + 1 H

3. Menarik

a. Aktual : Timeline, Luasnya perbincangan, Kalender

b. Orisinil (baru/mutakhir)

c. Kontroversial/berbeda dari kebanyakan

d. Dianggap penting oleh kebanyakan orang

e. Human Interest

f. Proximity

g. Ketokohan

h. Unik

4. Tulisan harus menggunakan kalimat yang efektif (enak di baca, singkat, dan padat) dan lugas (mudah dibayangkan, ukurannya jelas ketika harus membayangkan).

5. Menggunakan konsep piramida terbalik. (Hal yang paling menarik terlebih dahulu, kemudian semakin ke bawah, semakin tidak menarik)

6. Tulisan harus bisa dipahami/dimengerti orang awam sekalipun.

7. Antara alenia yang satu dengan alenia yang lain terhubung seperti air mengalir.

 

Jenis Artikel di Media Massa

a. Deskriptif

Artikel deskriptif, dimana tulisan tersebut menjawab pertanyaan apa? Dimaksudkan di sini adalah, pembaca tahu hal apa yang dimaksud oleh penulis dari deskripsi yang dijabarkan.

b. Eksplanatif

Menjawab pertanyaan Why? Pembaca mengerti dengan penjelasan dari si penulis.

c. Prediktif

Dengan membaca artikel tersebut, pembaca dapat mengambil suatu keputusan.

 

Bagian dalam penulisan media massa :

1.  Pengantar atau prolog

2. Isi (Berisi inti pendapat)

3. Penegasan

4. Kesimpulan

 

Hal paling penting dalam menulis adalah :

1. IDE

Ide harus dipancing dengan; membaca, berinteraksi, berdebat dan berdiskusi, rasa ingin tahu yang besar.

2. Berlatih

Menulis adalah sinergi antara tiga organ tubuh: otak, tangan, dan perasaan.

UKM TEGAZS sendiri memiliki bidang yang berkaitan dengan jurnalistik, yaitu BITSI (Bidang Penerbitan dan Informasi). BITSI bertanggung jawab dalam hal informasi untuk disebarkan ke publik, baik informasi tentang TEGAZS ataupun HIV/AIDS dan NAPZA. Diantaranya proker BITSI adalah penerbitan buletin TEBU (TEGAZS Buletin) yang dilaksanakan dua kali dalam satu periode kepengurusan. Tujuannya tentu untuk memberikan penyuluhan secara pasif (melalui media cetak).

Untuk meningkatkan keahlian dalam menulis para anggota UKM TEGAZS, BITSI mengadakan Pelatihan Penulisan  satu kali dalam satu periode kepengurusan. Pelatihan diadakan di awal kepengurusan, dimaksudkan supaya Anggota TEGAZS mempunyai bekal untuk menjalankan proker ke depan, terutama staf BITSI.

Pelatihan Penulisan kemarin mendatangkan Bapak Bambang Semedhi. Beliau adalah Dosen FISIP UB dan juga mantan wartawan nasional TVRI, yang sekarang ini juga menjabat sebagai Kepala UPT di UBTV. Berikut dokumentasi Pelatihan Penulisan yang diadakan 19 April 2014 di Lobby atas UKM Universitas Brawijaya.

Panitia Pelatihan Penulisan TEGAZS UB

Panitia Pelatihan Penulisan TEGAZS UB

 

Source : SoJC (School of Jurnalistic and Communication), http://ineskrisantia.blogspot.com/, http://imamsetiyantoro.wordpress.com/2012/05/29/karangan-deskripsi/, BITSI TEGAZS UB.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *